There was an error in this gadget

Saturday, 27 April 2013

Bersabar dan Tabah Tika Diri Diduga dan Diuji....


Dalam menjalani kehidupan seharian  kita tidak lari dari cubaan dan ujian, tika senang kita uji apatah lagi ketika susah.Adakalnya kita diuji  dengan berbagai cara dan gaya datang silih berganti . Dek kerana ujian ujian ini kita terasa begitu sempitnya dunia ini dan ada tikanya kita hampir hilang arah….
Tika kita diuji dengan dugaan yang kita rasa tidak termampu kita lalui dan hadapi, seringkali kita mengeluh dan menyalahkan mengapa ini selalu berlaku pada diri kita….Setiap perjalanan hidup kita tidak sama dengan orang lain…Kesabaran dan ketabahan dalam diri kita seharusnya menjadi pegangan dan percaya, yakin dengan iman, kita dijuji dan diduga untuk memperlihatkan sejauh mana kekuatan dalam diri kita.Adakah kita sabar….? Sesungguhnya Allah SWT bersama dengan hambaNya yang sabar.
Kita selalu menginginkan kebahagian yang berpanjangan….jauhi dari kesulitan dan penderitaan…tetapi Allah lebih mengetahui segalanya..diberikan kita kesulitan dan kepedihan agar kita mempelajari apa itu maknanya kehidupan….itulah tanda kasih sayang Allah pada hambanya tapi bukannya hukuman di atas dosa dan kesalahan yang kita lakukan. Itulah ujian dan dugaan dariNya kepada hambanya agar kita menjadi lebih tabah dan sabar.
Menyuruh dan menasihati orang lain bersabar dengan musibah adalah mudah, namun apabila ujian dan dugaan itu terpikul di bahu sendiri amatlah payah….Sebagai hamba Allah kita tidak lari dari ujian dan dugaan yang meremuk redam hati kita dengan kekecewaan dan kesedihan…sudah lumrah manusiauntuk merasa sedih dan kecewa….
Lain orang lain cara mengatasinya…ada yang menzahirkan kekecewaan dengan airmata yang mencurah curah, ada pula yang berlawaan dengan keegoan dan tak kurang yang menangis di dalam hati, meskipun dibibirnya tersenyum lebar…
Menangis dan bersedih bukan bermakna kita hilang harapan…jauh sekali untuk menjadikan seorang putus asa di atas rahmat yang Allah. Sesekali kita menangis kita akan bangkit dan tersedar bahawa kita hanya hambanya yang lemah lagi kerdil…Harus diingat sesekali kita menangis, jiwa kita dididik bahawa betapa indahnya nikmat sabar dan redha itu….sesekali kita menangis percaya bukannya Allah tidak tahu betapa hancur dan lulunya hati kita menanggung kesedihan dan kekecewaan itu…tetapi Dia mahu kita rapat padaNya, sesungguh hati hati hamba sebegini yang lebih lunak dan lembut ketika beribadat kepada nya….
Bangkitlah semula untuk melangkah setelah kita jatuh dan terluka…Namum sekiranya kita terjatuh dan terluka lagi percayalah masih ada sinar dan harapan…kasihNya masih ada dan masih dekat buat kita…Cuma selalu leka dan lalai…Yakinlah, Allah tidak mencipta sesuatu ujian dan bencana itu hanya dengan sia-sia…Pasti ada hikmahnya…
Buat adinda sepupuku Salmi Zakaria…..”Cinta itu bila kita memandangnya tiada jemu menyapa…..Bila teringatkannya, rindu itu amat kuat mengamit rasa dan cinta….akan tetap bersama dengannya…Namum jika tidak panjang jodoh itu, benarkanlah  hati melepaskan rasa itu perlahan…lahan…".
Bersabarlah wahai hati hati yang sedang diuji. Adakalanya kita mampu menghadapi seorang diri sesuatu pemasalahan yang tiba….Apa yang ada pada kita selain terus bersabar dan tabah bagi mengubati hati sedang getir dalam menghadapi ujian dariNya…berusaha …. Berdoa… dan bertawakallah pada Allah SWT…


Yang sentiasa inginkan ketabahan
UmmiMdaza...28/4/2013...2.45 ptg